Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Perut Sebelah Kiri

  • 2 min read

Perlu di ketahui, Sakit perut sebelah kiri seringnya disebabkan oleh keadaan ringan, contohnya perut kembung. walaupun umum terjadi, sakit perut sebelah kiri juga tidak bisa begitu disepelekan lantaran bisa saja jadi pertanda adanya penyakit yang serius, contohnya batu ginjal ataupun kista ovarium.

Sakit perut sebelah kiri yang termaksud ringan biasanya bakal reda sendiri hanya dalam waktu 1–2 hari. tetapi, jika sakit perut yang dialami terjadi lama atau disertai gejala lain, untuk itu perlu adanya pemeriksaan oleh dokter agar bisa diatasi sesuai dengan penyebabnya.

Di bawah ini  adalah Berbagai Jenis Penyakit yang di sebabkan oleh Sakit Perut Sebelah Kiri

Dokter biasanya bisa mendiagnosis penyebab sakit perut sebelah kiri dari posisi munculnya rasa sakit, baik di sebelah kiri atas atau kiri bawah perut. Di bawah ini adalah beberapa penyebab sakit perut sebelah kiri berdasarkan posisi rasa sakitnya:

Sakit perut sebelah kiri posisi atas

Ada beberapa faktor sakit perut sebelah kiri bagian atas, antara lain:

  • penyakit jantung
  • Nyeri dada
  • Perikarditis atau peradangan pada lapisan jantung
  • Pankreatitis / radang pankreas
  • Pembesaran limpa
  • Pneumonia
  • Pleuritis atau peradangan pada lapisan pembungkus paru-paru
  • Pneumothorax
  • Kostokondritis atau peradangan di tulang rawan
  • Tulang rusuk patah
  • Cedera
  • Endokarditis
  • Penyakit usus buntu

Sakit perut sebelah kiri posisi bawah

Bukan hanya itu, sakit perut sebelah kiri bagian bawah bisa di akibatkan oleh beberapa faktor berikut ini:

  • Divertikulitis
  • Hernia
  • Cacar ular atau cacar api
  • Gastroenteritis
  • Irritable bowel syndrome (IBS)
  • Kanker kolorektal
  • Infeksi ginjal
  • Penyakit Crohn
  • Radang usus besar
  • Aneurisma aorta abdominal atau pembengkakan pembuluh darah aorta di dalam perut
  • Usus terpelintir

untuk wanita, sakit perut sebelah kiri posisi bawah bisa dikarenakan oleh kista ovarium, kram menstruasi, endometriosis, ovarium terpelintir, kehamilan ektopik, radang panggul, infeksi pada tuba falopi, atau masalah pada leher rahim.

Bukan hanya itu, ada beberapa situasi lain yang juga bisa membuat Anda mengalami sakit perut sebelah kiri, baik di sebelah atas maupun bawah. Beberapa situasi tersebut meliputi konstipasi, keracunan makanan, dan alergi.

tips Mengatasi Keluhan Sakit Perut Sebelah Kiri

cara ampuh terhadap keluhan sakit perut sebelah kiri wajib disesuaikan dengan asal penyebabnya. Sakit perut sebelah kiri yang termaksud ringan biasanya bisa ditangani dengan beberapa cara berikut ini:

Perawatan di rumah saja.

Sebagai cara awal, Anda dapat mengurangi sakit perut sebelah kiri dengan melakukan hal-hal simple berikut ini:

  • kompres perut dengan handuk yang sudah direndam air hangat
  • perbanyaklah minum air putih
  • makan makanan dengan porsi sedikit, namun sering dan pilihlah makanan yang berbahan lembut
  • makan makanan dengan perlahan
  • jauhi makanan pedas, asam, dan berlemak
  • jangan konsumsi minuman berkafein, soda, dan alkohol.
  • Penggunaan sering obat-obatan

Selain beberapa tips simple di atas, untuk mengatasi atau mengurangi sakit perut sebelah kiri, Anda juga dapat makan obat-obatan, antara lain:

  • Obat simethicon, untuk mengatasi gas di dalam perut
  • Antasida atau peredam asam, untuk mengobati sakit perut akibat penyakit asam lambung
  • Obat pencahar atau pelunak tinja, untuk mengobati sakit perut akibat sembelit
  • Loperamide atau bismuth subsalicylate, untuk mengatasi kram perut akibat diare

jauhi mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), contohnya aspirin dan ibuprofen, lantaran bisa membuat iritasi lambung. Perlu kamu ingat, sakit perut sebelah kiri karena kondisi yang serius membutuhkan penanganan dari dokter, walaupun nyerinya sudah berkurang pakai obat.

cek diri ke dokter jika sakit perut sebelah kiri yang Anda alami ga kunjung reda atau disertai nyeri hebat, demam, mual, muntah, perut bengkak dan sakit bila disentuh, atau ada bercak darah pada tinja. Dokter bakal membuat pemeriksaan untuk menentukan penyebabnya dan memberikan penanganan yang tepat.